Bupati Sugiri Bergerak Cepat Atasi Hama Wereng, Ratusan Petani Dikumpulkan di Pendopo

PONOROGO – Ancaman gagal panen akibat serangan hama Wereng makin meluas di Ponorogo. Tak tinggal diam, Bupati Sugiri Sancoko langsung bergerak cepat menggalang dukungan dari ratusan petani di 104 desa terdampak untuk bersama-sama mencari solusi.

Langkah ini ditunjukkan dalam Rembug Pengendalian Hama Wereng yang digelar di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/07/2025). Pertemuan tersebut menjadi panggung diskusi antara pemangku kebijakan dan para Kadang Tani, demi mengamankan masa depan tanaman padi yang makin terancam.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispertahankan) Ponorogo, Suprianto, mengungkapkan bahwa sejak awal Juni lalu, serangan Wereng sudah melanda lima kecamatan dan delapan desa dengan total area terdampak 10,3 hektar. Kondisi saat itu tergolong ringan dan sedang, namun memasuki akhir Juni, luas serangan meningkat drastis.

Pada periode 16–27 Juni, hama telah menyebar ke sembilan kecamatan dan 27 desa dengan serangan mencapai 27,25 hektar. Bahkan di periode Juni–Juli, wilayah terdampak mencakup 38 desa dengan kondisi bervariasi:

– Ringan: 77,8 hektar
– Sedang: 6,98 hektar
– Berat: 6,15 hektar
– Gagal panen: 2,04 hektar

Sahri, petani dari Desa Lengkok, Kecamatan Sukorejo, mengaku telah berupaya melakukan penyemprotan pestisida secara mandiri, namun hasilnya nihil. “Kami harap Pemkab bisa beri solusi yang benar-benar efektif,” ucapnya penuh harap.

Menyikapi kondisi darurat ini, Bupati Sugiri langsung mengambil kebijakan strategis: penyemprotan massal pestisida di 9 kecamatan terdampak. Dinas Pertanian ditugaskan untuk menyalurkan obat ke kelompok tani (Gapoktan), agar sebaran Wereng tidak makin meluas.

“Kita akan lakukan penyemprotan massal. Semoga hama ini bisa diputus dan padi petani kembali hidup,” tegas Sugiri.

Langkah cepat ini diharapkan menjadi tameng bagi para petani menghadapi ancaman puso. Pemerintah pun berkomitmen terus mengawal perkembangan kondisi ini demi ketahanan pangan di Bumi Reyog. (El)

Comments
Share it :