Sidak Komisi D DPRD Ponorogo, Program MBG di SDMT 

Oplus_16908288

PONOROGO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan di SD Muhammadiyah Terpadu (SDMT) Ronowijayan mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Ponorogo. Komisi D DPRD yang dipimpin Riyanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (30/9) untuk menelusuri akar persoalan yang terjadi.

Diketahui, program MBG sempat dihentikan oleh pihak SDMT akibat keterlambatan distribusi makanan. Ketua Komisi D, Riyanto, menyayangkan kondisi tersebut hingga berujung penolakan sementara dari sekolah. “Kami mengingatkan jangan sampai kasus program MBG di SDMT terulang kembali di Ponorogo,” tegasnya.

Dalam dialog antara Komisi D dan pihak sekolah, disimpulkan bahwa SDMT tidak menolak program MBG yang merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto. Mereka hanya kecewa karena pengantaran makanan beberapa kali terlambat 1–2 jam dari jadwal kesepakatan pukul 11.00 siang.

“Keterlambatan ini jelas berdampak pada terganggunya kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Riyanto.

Riyanto menambahkan, SDMT siap kembali menerima program MBG dengan syarat pengiriman dilakukan tepat waktu sesuai komitmen antara sekolah dan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia juga meminta agar SPPG Tonatan segera melayani MBG di SDMT, mengingat dapur bergizi yang sebelumnya dikelola sekolah sudah dibubarkan.

“Kami minta jangan sampai ada keterlambatan lagi. Sekolah siap menerima program ini asalkan sesuai komitmen dan tepat waktu,” pungkasnya. (adv/el)

Comments
Share it :