
PONOROGO -Suasana kemeriahan menyelimuti Alun-Alun Ponorogo pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang digelar pada Sabtu (22/8/2026) malam. Mengangkat tema besar “Sekar Kinanthi: Wening Daya”, perayaan ini menjadi panggung refleksi sejarah panjang Bumi Reog sekaligus peneguh komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah yang harmonis, kreatif, dan berdaya saing.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan budaya khas Ponorogo melalui penampilan tari dan seni dari Sanggar Kawulo Bantarangin yang mengiringi kedatangan tamu undangan kehormatan.
Peringatan Hari Jadi ke-530 ini juga dirancang untuk menggerakkan perekonomian lokal. Sebanyak 40 booth pameran UMKM turut memadati area alun-alun, menampilkan aneka produk unggulan masyarakat mulai dari kerajinan tangan (kriya), produk busana/fashion, hingga jajanan kuliner khas daerah. Bazar ini menjadi etalase promosi efektif yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan ribuan warga serta pengunjung luar daerah.
Malam puncak perayaan semakin pecah dan meriah lewat penampilan kolaborasi hiburan musik dari deretan artis nasional dan lokal, seperti Bagindas, Hompimpah, Marvin KDI, dan Kajawi, yang sukses menghibur ribuan masyarakat Ponorogo hingga akhir acara.
Bunda Lisdyarita menegaskan bahwa momentum Hari Jadi ke-530 ini adalah pengingat penting bahwa kemajuan daerah tidak bisa dicapai sendirian, melainkan lahir dari kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan kekayaan potensi budaya yang terus kita kembangkan, Ponorogo akan semakin hebat, dikenal luas di kancah internasional, serta selalu memberikan ruang luas bagi generasi muda dan masyarakat untuk berkarya,” pungkasnya. (adv/el)
